Skip to main content

Kuliah Lapangan komunikasi dan advokasi kebijakan

Kuliah Lapangan Prodi Administrasi Publik Menutup sesi perkuliahan komunikasi dan advokasi kebijakan dengan melakukan kuliah lapangan ke Kantor Rifka Anisa Women Crisis Center (Rifka Annisa WCC).
Kunjungan mahasiswa semester VI Program Studi Administrasi Publik UNISA tersebut diterima oleh divisi pengorganisasian masyarakat dan advokasi. Dalam sesi kuliah lapangan ini banyak informasi seputar pengalaman Rifka Annisa dalam melakukan advokasi isu-isu perempuan dan anak-anak yang dibagikan.
Banyak pertanyaan diajukan oleh mahasiswa kepada Mas Rokhim sebagai perwakilan dari divisi pengorganisasian dan advokasi masyarakat yang menjadi narasumber kuliah lapangan tersebut.
Dengan model kuliah lapangan seperti ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengkerangkai praktik-praktik empirik advokasi kebijakan dengan teori-teori advokasi yang mahasiswa pelajari selama di kelas.

Mahasiswa UNISA Juara 1 Nasional Lomba Dialog Interaktif

Mahasiswa AP Juara 1 Nasional Lomba Dialog Interaktif

Peringatan hari sumpah pemuda 2018 diwarnai dengan prestasi mahasiswa Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHUM) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta. Anike Febriyani Nugraha dan Sukanti (prodi Administrasi Publik), serta Aliefah Rachma Sarwedi (prodi Komunikasi) berhasil meraih juara 1 tingkat nasional lomba dialog interaktif dengan tema ‘’demokrasi dan toleransi dalam bingkai Bhineka Tunggal Eka’’, pekan tri lomba kebangsaan dalam rangka sumpah pemuda 2018 di Universitas Negeri Malang, Rabu (24/10).

Lomba Dialog Interaktif merupakan lomba antar mahasiswa PTS / PTN se-Indonesia untuk menyelesaikan masalah dengan mengedepankan pendekatan musyawarah. Tema yang diambil yaitu “Demokrasi Dan Toleransi Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika”. Topiknya Penguatan komitmen pelaksanaan demokrasi di Indonesia, Komitmen mahasiswa terhadap toleransi di Indonesia, Juga antisipasi gerakan intoleran dan ekstrim yang bertentangan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Mahasiswa punya peran yang strategis dalam membangun demokrasi Pancasila, Peningkatan peran strategis mahasiswa diperlukan dalam memperkokoh jatidiri, dan integrasi nasional.

Lomba ini sebagai sarana pemahaman dan olah piker terhadap urgensi nilai-nilai Pancasila adalah hal utama yang wajib dipahami dan dijunjung tinggi oleh para peserta lomba dan menjadi benang merah intisari lomba dialog interaktif ini. Anike mengaku bangga bisa mengharumkan dan mengenalkan UNISA melalui ajang kompetisi ini. ‘’Yang paling penting adalah ingin membawa dan mengenalkan nama UNISA di ajang nasional ini’’, ujarnya.

Para pemenang Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) juara I dengan skor 3834, juara II Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan skor 3762 dan juara III Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan skor 3681. Masing-masing memperoleh tropi penghargaan, sertifikat dan uang pembinaan.
Melalui kompetisi ini harapannya bisa menambah pengalaman dan wawasan terutama tentang tema kebangsaan dan menambah jaringan dengan perguruan tinggi seluruh Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh 40 peserta. Selain itu mampu mengembangkan kemampuan agar bisa mengikuti kompetisi kembali sehingga bisa berprestasi untuk UNISA. Serta memotivasi teman-teman yang lainnya untuk berprestasi.

[posted in https://www.unisayogya.ac.id/mahasiswa-unisa-juara-1-nasional-lomba-dialog-interaktif/]
Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik se-DIY

Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik se-DIY (Kerjasama UNISA, KID DIY, & BPSDMP Menkominfo)

Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik se Daerah Istimewa Yogyakarta telah dilakukan pada Kamis, 27 September 2018 di Bangsal Kepatihan Komplek Kepatihan DIY. Berkaitan dengan acara tersebut turut hadir Sekda DIY Bapak Gatot Saptadi dan Wakil Ketua DPRD Bapak Arif Noor Hartanto serta mahasiswa dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sebagai bagian dari tim pelaksana pada tahapan Uji Akses yang merupakan serangkaian dari tahapan kegiatan yang telah dilakukan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kerjasama Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Komisi Informasi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan BPSDMP Kementerian Kominfo berkaitan dengan Monitorng, dan Evaluasi Badan Publik dalam rangka implementasi Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain itu pelaksanaan kegiatan juga merupakan amanah Undang-Undang yang tertuang dalam pasal 28 F UUD 1945 bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi dalam mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Adapun beberapa nama Badan Publik yang berhasil memperoleh penghargaan Terbaik 1 antara lain: untuk kategori PPID Utama dianugerahkan kepada PPID Utama Pemkot Yogyakarta; untuk kategori OPD DIY dianugerahkan kepada Dinas Komunikasi dan Informasi DIY; untuk kategori Instansi/Lembaga Vertikal dianugerahkan kepada Perwakilan BPKP DIY; untuk kategori Lembaga Yudikatif dianugerahkan kepada Pengadilan Agama Wates; untuk kategori OPD Kabupaten/Kota dianugerahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sleman; untuk kategori Kecamatan se-DIY dianugerahkan kepada Kecamatan Depok Sleman; dan untuk kategori Kategori BUMD se DIY dianugerahkan kepada PD BPR Sleman.